KANDUNGAN, KELEBIHAN, DAN KELEMAHAN BERAS SI-BOLING: OLAHAN BONGGOL PISANG DAN JAGUNG KUNING JADI BAHAN PANGAN



Lihat sebelumnya.... Beras Si-Boling memiliki keunggulan yaitu jumlah kandungan karbohidrat dan proteinnya hampir setara dengan beras. Berdasarkan hasil penelitian di dalam 100 gram Beras Si-Boling terkandung 64,9 gram karbohidrat dan 5,65 gram protein. Karbohidrat berguna untuk menyediakan energi. Sedangkan protein atau asam amino esensial berfungsi sebagai katalisator, pembawa, pengerak, pengatur, ekpresi genetik, neurotransmitter, penguat struktur, penguat immunitas dan untuk pertumbuhan (WHO, 2002). Bukan hanya itu, Beras Si-Boling juga sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia karena bonggol pisang merupakan salah satu sumber serat (Muctadi, 1992). Peran utama serat dalam sistem pencernaan adalah pencegah terjadinya kanker kolon dan membantu proses pencernaan serta mencegah berbagai masalah pencernaan seperti konstipasi (Daldiyono, 1990).

Di samping memiliki kelebihan, Beras Si-Boling juga memiliki kelemahan yaitu proses pembuatannya masih manual. Sehingga, membutuhkan waktu cukup lama dan jumlah produksi yang terbatas. Oleh karena itu, dalam perkembangannya Beras Si-Boling memerlukan penanganan lebih lanjut agar kelemahan tersebut dapat diatasi. Salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah dengan memanfaatkan teknologi dalam proses pembuatan dan pencetakan Beras Si-Boling



Apabila Beras Si-Boling dapat diproduksi dalam skala besar, maka ketergantungan masyarakat Indonesia terhadap beras impor akan menurun, bahkan bukan tidak mungkin akan berhenti. Sehingga, cita-cita luhur bangsa Indonesia dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional akan tercapai. Selain itu dapat membantu pemerintah dalam mengatasi masalah limbah bonggol pisang.“Limbah tidak akan menjadi masalah apabila kita mau mengolah, Limbah tidak kan menjadi musibah apabila kita menjalankan apa yang Ia (Allah) perintah.” Sebagaimana firman Allah di dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 30 yang berarti: Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui". Lanjutkan membaca...


REKOMENDASI UNTUK ANDA

UPDATE VIDEO TERBARU

FACEBOOK

Dapatkan Info Via Google+