INDUSTRI KREATIF ZAMAN NOW! '2D LATTE ART', '3D LATTE ART', SAMPAI 'SELFIE LATTE ART'



Latte Art saat ini sangat dikenal masyarakat, dan telah menjadi salah satu cabang industri ekonomi kreatif . Tak disangka ternyata kopi pun yang awalnya hanya bisa diminum namun sekarang bisa kita nikmati estetis-nya. Sebagaimana kita tahu bahwa Industri Kreatif memberikan peranan penting terhadap perekonomian suatu negara. Peran industi kreatif bisa meningkatkan ekonomi secara global. Sebagian orang berpendapat bahwa kreativitas manusia adalah sumber daya ekonomi utama. Sehingga saat ini banyak sektor industri yang lahir dari kreatifitas dan inovasi dari setiap individu. Oleh karenanya Latte Art ini tergolong sebagai industri kreatif. 

Alangkah baiknya jika kita mengetahui asal muasal dari Latte Art ini hingga bisa menjadi cabang industri dan seni kreatif. Kopi dan susu telah dikonsumsi sejak zaman dahulu. Tetapi untuk menciptakan Latte Art sendiri diperlukan satu orang yang benar-benar menciptakannya. David Schomer, seorang pria yang berasal dari Amerika Serikat yang tergilagila menciptakan seni diatas kopi pada pertengahan 1980-an. Namun, ternyata ada juga seorang pria Italia bernama Luigi Lupi di waktu yang hampir bersamaan melakukan hal yang sama yaitu Latte Art. Jadi tercatat dua orang penemu Latte Art di waktu yang hampir bersamaan. Selain itu, tak ada yang menyangkal bahwa David Schomer-lah yang dianggap paling ahli dan bahkan membuat buku tentang Latte Art ini. Pada tahun 1994 di dalam artikel Coffe Talk, Schomer mengatakan bahwa dia telah mengembangkan bentuk hati ke dalam Latte Art nya sejak musim gugur di 1989. Dalam artikel tersebut David Schomer secara tidak langsung mematenkan ‘bentuk hati’ dalam Latte Art.



Memang pada awal kemunculannya, Latte Art sendiri berupa seni 2 dimensi yang bergambar di atas cangkir kopi. Hingga saat ini pun banyak orang yang telah menerapkan seni tersebut sebagai salah satu alat untuk mencari uang. Tak heran, Latte Art selalu berkembang dari masa ke masa hingga menjadi Latte Art 3 D. Coba bayangkan bagaimana Latte Art 3 Dimensi? Menarik Bukan? Ya, 3D Latte Art sama halnya dengan Latte Art 2D. Namun, hanya saja objek gambar lebih terlihat nyata karena memiliki sisi volume. Wah seperti apa ya? Ini nih gambarnya check it out!! 
3D Latte Art adalah cara menyiapkan kopi dengan menuangkan susu panas ke secangkir espresso dan menciptakan pola atau desain di permukaan latte. Selain itu bisa pula dengan langsung “menggambar” di lapisan atas busa. Sebenarnya seni latte sendiri sulit dibuat secara konsisten,karena dibutuhkan kondisi yang tepat antara espresso dan susu. Hal ini dibatasi pula oleh pengalaman barista dan kualitas mesin espressonya. Tuangan itu sendiri kemudian menjadi tantangan terakhir bagi para seniman latte. 3D Latte Art membutuhkan teknik tingkt tinggi dan kecepatan. Teknik ini menggunakan busa untuk kemudian dibentuk menjadi karakter yang kita inginkan. Setelah bentuknya sesuai keinginan, barulah kita menggambar detail-detail yang diperlukan dalam waktu cepat. Selain dapat dikerjakan manual, 3D Latte Art ternyata juga bisa dikerjakan dengan mesin cetakan loh! Wah praktis sekali ya tentunya jika menggunakan mesin atau cetakan. Jadi bahan utama dalam menciptakan busa dalam 3D Latte Art ini yaitu menggunakan putih telur. 



Setelah kita mengetahui perkembangan Latte Art dari latte 2D, 3D nah sekarang Latte Art hadir dengan kreatifitas lain yaitu Selfie Latte Art. Jadi menarik sekali bukan jika ada wajah kita dalam secangkir kopi? Jika biasanya krim dalam kopi dihias dengan pola seperti angsa,bentuk hati dan lainnya. Beberapa restoran minuman telah menawarkan menu minuman kopi selfie yang disajikan dengan foto pelanggan di atas foam minuman. Nah ini nih yang unik. Restoran Pappaco Kopi Town,Medan. Restoran itu adalah pertama di Kota Medan dengan menu minuman unik tersebut. Jadi pemesanan dan pembuatan Selfie Latte Art ini cukup sederhana. Sebelumnya pengunjung akan memilih menu latte yang akan mereka pesan. Kemudian melakukan foto di spot yang telah disediakan restoran. Foto diambil oleh smartphone khusus yang sudah terhubung dengan mesin print foam.
Tidak sampai 15 menit, kopi dengan wajah akan datang sama persis dengan hasil saat di foto. Wahh keren sekali ya. Selain itu tak perlu khawatir pewarna yang digunakan dalam mencetak foto sepenuhnya aman untuk dikonsumsi. Selain juga dengan kemajuan zaman akan bisa menghasilkan krim kopi hasil selfie fullcolor dan aman untuk dikonsumsi. Ternyata Selfie Latte Art ini sangat diminati oleh pasangan karena bisa mendokumentasikan kebersamaan mereka dalam sebuah foto di atas kopi. Tenang saja readers, tentu harganya juga bisa dijangkau oleh masyarakat umum.  

By: Marenthina, Siswi SMAN1 Bangil


REKOMENDASI UNTUK ANDA

UPDATE VIDEO TERBARU

FACEBOOK

Dapatkan Info Via Google+