Gabungan Ormas Muba Siap Kepung Pemda , Soroti janji kompanye 25jt per kk Hingga TPP ASN Belum Cair

Table of Contents


MUBA, Ruang Informasi.com– Gelombang kekecewaan masyarakat terhadap berbagai persoalan di Kabupaten Musi Banyuasin mulai memuncak. Sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) di Muba dan msyarakat yang tergabung dalam aliansi gabungan lintas organisasi memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran pada kamis, 06  Agustus 2026, di depan Kantor Pemkab Muba 

Masyarakat juga akan hadir lansung menyerahkan KK KTP Untuk mendaftar dan menanyakan janji yg pernah terucap dari Bupati Muba yg akan memberi Uang 25JT PER KK waktu jaman kompanye sebelum menduduki orang no.1 di Kab Muba

A.Jahri ketua HSB Muba meminta juga untuk evaluasi  kinerja OPD,yang mana konflik agraria sampai saat ini belum menunjukan hasil "kasus PT sawit konflik dgn masyarakat dan yang lainnya semakin menjadi"

Aksi tersebut akan melibatkan sejumlah Ormas, di antaranya GEMPITA, LAN, TRINUSA, PPRI,F2R,HSB serta beberapa elemen masyarakat lainnya yang mengaku sudah geram terhadap berbagai persoalan daerah yang dinilai tak kunjung mendapat penyelesaian serius dari pemerintah.

GABUNGAN LEMBAGA DAN MASYARAKAT MUSI BANYUASIN BERSATU

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, bersama ini kami memberitahukan rencana pelaksanaan aksi penyampaian pendapat di muka umum dengan rincian sebagai berikut:

Tema Aksi:

"Rakyat Muba Menuntut Kepastian, Transparansi, dan Tanggung Jawab Pemerintah Daerah."

Hari/Tanggal : Kamis, 6 Agustus 2026

Waktu : Pukul 09.00 WIB s.d. selesai

Titik Kumpul : Stadion Serasan Sekate

Lokasi Aksi : Kantor Bupati Musi Banyuasin

Perkiraan Peserta : ±300 Orang

Perlengkapan:Mobil komando,Ban bekas dan keranda mayat

Orator: A.Jahri, Mauzan, Fitriandi, Meggi Wijaya A. Halim,Arlan,Iqbal,Ismaini, Thamrin dkk

Liputan:Media online dan tv nasional

PERNYATAAN SIKAP DAN TUNTUTAN AKSI UNJUK RASA

RAKYAT MUBA MENUNTUT JANJI, BUKAN ALASAN!

(Rp25 JUTA PER KARTU KELUARGA)

Kami menegaskan bahwa kehormatan seorang pemimpin terletak pada keberaniannya menepati janji serta mempertanggungjawabkan setiap ucapan yang disampaikan kepada rakyat.

Ketua Gempita Muba Mauzan yang akrab di sapa Bonang, menyatakan bahwa Bupati Musi Banyuasin wajib mempertanggungjawabkan seluruh janji politik yang pernah disampaikan kepada masyarakat. Janji politik bukan sekadar slogan kampanye, melainkan komitmen moral yang harus diwujudkan.

Fitriandi ketua DPD LAN juga menyampaikan,Kami mengingatkan kembali pernyataan yang pernah disampaikan pada masa kampanye mengenai komitmen bahwa apabila target Rp25.000.000 per Kartu Keluarga dalam kurun waktu dua tahun tidak terealisasi sebagaimana yang dijanjikan, maka akan ada konsekuensi politik yang dipertanggungjawabkan.

Apabila komitmen tersebut tidak dipenuhi di sela kerjanya A,Halim ketua PPRI Juga menegaskan, sesuai dengan yang dijanjikan, kami berpendapat bahwa Bupati Musi Banyuasin seharusnya bertanggung jawab secara moral dan politik, termasuk mempertimbangkan untuk mengundurkan diri sebagaimana komitmen yang pernah disampaikan kepada publik.

Ada pun Tuntutan Kami

1. Menepati seluruh janji politik yang telah disampaikan kepada masyarakat Musi Banyuasin, termasuk realisasi bantuan sebesar Rp25.000.000 per Kartu Keluarga sebagaimana yang pernah dijanjikan dan akan memberikan lansung KK KTP kepada Bupati Muba

2. Menyampaikan secara terbuka perkembangan realisasi seluruh program yang telah dijanjikan kepada masyarakat.

3. Menghentikan praktik penyampaian janji tanpa kepastian pelaksanaan.

4. Menghormati kepercayaan rakyat dengan menunjukkan tanggung jawab, bukan sekadar alasan.

5. Menunjukkan integritas kepemimpinan melalui tindakan nyata dan pertanggungjawaban kepada publik.

6. Mendesak Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin segera memberikan kepastian jadwal pembayaran Gaji ke-13 serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN dan PPPK.

7. Mempertanyakan terkait program pelatihan sertifikasi Dinasker yg tidak ada dampak nyata  lapangan kerja/Sertifikasi jauh dari azas manfaatnya

8. Mendesak Bupati Muba evaluasi kinerja stap bupati terkait konplik agraria antara masyarakat dan PT yang tidak tuntas

9. Musi Banyuasin kaya raya,mendesak Bupati Muba evaluadi Dinas pendidikan,anak-anak banyak putus sekolah dan susahnya untuk anak-anak ingin mendaftar untuk sekola

10. Mendesak Bupati Muba untuk segera melakukan tindakan yang nyata terkait korban beencana longsor danau cala,epil,teluk kijing 2..bukan seremonial bagi bagi bantuan dan selfi

11. Mendesak Bupati Muba terkait jembatan Lalan dan sungai lilin yg d tabrak tongkang batu bara belum ada tindakan nyata

12. Hentikan semua kegiatan Dl keluar kota yang sangat melukai hati rakyat

13. Mendesak Bupati Muba melakukan evaluasi kinerja kepada OPD dan meletakan Posisi pejabat yang sesuai dengan tupoksinya alias bekerja pada bidang keahliannya jangan asal tunjuk

14. Kejelasan dan legalitas PT.Sawit yang berada di Babat toman

JANJI ADALAH UTANG MORAL KEPADA RAKYAT.

KEPERCAYAAN RAKYAT TIDAK BOLEH DIKHIANATI.

RAKYAT MUBA MENUNTUT JANJI, BUKAN ALASAN.

TEPATI JANJI ATAU PERTANGGUNGJAWABUKAN JANJI ITU DI HADAPAN RAKYAT!

Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima kasih.

HIDUP RAKYAT!

HIDUP KEADILAN!

HIDUP DEMOKRASI!